September 29, 2020

Tokoh Masyarakat, LSM dan Pramuka Bersinergi Distribusikan RasMie

BDKlik.Com, – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus mendistribusikan Beras dan Mie (RasMie) kepada masyarakat Kota Bengkulu yang teedampak wabah Covid-19. Pendistribusian yang ketiga kalinya ini Pemkot Bengkulu menyasar dua Kecamatan yakni Kecamatan Ratu Agung dan Kecamatan Singaran Pati. Ternyata di beberapa lokasi, para tokoh masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan anggota pramuka ikut bersinergi membantu pendistribusian tersebut dan pembagian berjalan lancar, Sabtu (2/5/2020).

Pendistribusian RasMie tersebut dipantau langsung oleh Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi menggunakan Media Sosial (Medsos) di Balai Kota Bengkulu dengan cara live streaming di akun Instagramnya guna memastikan pendistribusian RasMie optimal. Dalam live itu Helmi bisa melihat setiap laporan dari tim di lapangan. Tak sedikit masyarakat yang menyaksikan live tersebut serta komentar dari masyarakat yang menyatakan bantuan RasMie mulai dibagikan sejak pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB.

Selain Walikota dan Wakil Walikota, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bengkulu juga ikut memantau dengan turun langsung kelapangan untuk memastikan bantuan diterima masyarakat dan melaporkan kepada Walikota.

“Alhamdulillah, sejak pagi sudah mulai didistribusikan. Tidak ada kendala dan sekarang sedang berlangsung,” kata salah satu warga Kelurahan Padang Nangka dalam kolom komentar saat bergabung dalam live streaming.

Helmi dan Dedy menyampaikan permohonan maaf tidak ikut langsung menyerahkan bantuan ke masyarakat seperti pembagian sebelumnya karena dikhawatirkan akan menimbulkan keramaian.

“Mohon maaf kami tidak turun langsung, tapi kami monitor dari balai kota,” ucap Helmi.

Melalui live itu, Helmi menyampaikan juga apabila masih ada data yang tercecer misalnya mahasiswa yang ngekos, atau warga yang ngontrak dan belum dapat RasMie agar didata kembali untuk diusulkan.

“Tidak ada satu manusia pun di Kota Bengkulu ini yang tidak dapat,” kata Helmi.

Helmi sampaikan terima kasih kepada tim dan seluruh panitia yang terlibat dalam penyaluran rasmie karena berdasarkan laporan dan pantauan berjalan dengan lancar dan bantuan dibagikan door to door dari rumah ke rumah. Helmi menyampaikan penyaluran rasmis 5 KG beras dan 1 dus mie ini baru tahap pertama. Nanti ada lagi, totalnya 20 KG beras dan 2 dus mie dan masyarakat tidak dipungut biaya apapun dan berapapun karena semuanya gratis.

Salah satu warga ada yang bertanya saat Helmi live apakah benar dapat rasmie harus bayar Rp 5 ribu? Helmi langsung menjelaskan dan menegaskan tidak ada yang bayar, semua gratis.

Kemudian ada juga warga yang menyarankan kalau bisa untuk penyaluran tahap dua nanti selain beras dan mie juga dimasukkan masker. (461)

Leave a Reply