September 26, 2020

Tak Mengindahkan Surat Edaran Puluhan ASN Bakal Disanksi

BDKlik.Com, – Pemerintah Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu secara tegas mengingatkan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong agar tidak menambah Libur, sesuai dengan surat edaran libur lebaran idul fitri 1441 Hijriah sebelumnya. Maka bagi ASN ditegaskan, Selasa (26/5/2020) mulai masuk kerja. Mamun nampaknya surat edaran itu tak dipatuhi. Pasalnya, dihari pertama masuk kerja pasca libur lebaran idul fitri 1441 H diketahui sebanyak 95 ASN tidak masuk kerja.

Kasat Pol PP Kabupaten Lebong Satpol PP Zainal Husni,SH.,MM Melalui Sekretarisnya R. Gunawan Wibisono, S.STP mengatakan, berdasarkan rekapan absensi tercatat sebanyak dari 1.228 ASN, yang masuk kerja dihari pertama pasca libur lebaran dan sebanyak 1133 ASN sedangkan yang tidak hadir Sebanyak 95 ASN dengan rincian 45 ASN tanpa keterangan, 27 ASN izin, 11 ASN Sakit, 8 ASN Cuti dan 4 ASN lainnya piket.

“Data tersebut adalah merupakan hasil rekap absensi di OPD yang dijemput langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebong yang melaksanakan sidak kehadiran ASN disetiap OPD dilingkungan Pemkab Lebong,” jelas Gunawan Wibisono.

Gunawan Wibisono menerangkan, rekap absensi yang terkumpul tersebut belum semua instansi ,karena ada berapa instansi yang tidak terjangkau. Khususnya yang letaknya jauh, seperti di Kecamatan Topos dan Kecamatan Pinang Belapis. Seperti absensi dari kantor Camat baru 10 dari 12 kantor Camat. Kemudian dari 13 Puskesmas absensi yang terkumpul baru untuk 10 Puskesmas dan untuk absensi Kantor Kelurahan baru 8 dari 11 Kelurahan.

“95 ASN tidak hadir. Rekap absensi ini nantinya akan dilaporkan kepada pak Sekda,” tegas Gunawan Wibisono.

Gunawan Wibisono menambahkan, ASN yang tidak hadir akan disanksi namun sanksi tersebut merupakan kewenangan pimpinan di Kabupaten Lebong.

“Hasil rekap absensi ini akan kami laporkan kepada pimpinan yang memberikan perintah kepada kami. Kami hanya menjalankan perintah dari atasan saja untuk selanjutnya kami serahkan kepada pak sekda,” terang Gunawan Wibisono. (461)