September 25, 2020

Tak Bayar Jasa Hubungan Sesama Jenis Penyebab Dugaan Pembunuhan Mahasiswa

BDKlik.Com, – Motif dugaan pembunuhan yang dilakukan terduga MU dan AL terhadap seorang mahasiswa Bengkulu Tengah di Pondok Kebun dekat bendungan PLTA Musi Desa Susup Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Benteng pada Rabu (20/5/2020) sekira pukul 20.00 WIB, akhirnya terkuak.

Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polres Bengkulu Tengah Iptu Rahmat di Mapolres Bengkulu Tengah, (21/5/202), dugaan pembunuhan terhadap korban tersebut didasari sakit hati karena diduga korban dan kedua terduga pelaku ada hubungan khusus yaitu suka sesama jenis.

“Berdasarkan pengakuan terduga pelaku pada Bulan Januari korban pernah berhubungan sesama jenis dengan kedua tersangka, setelah berhubungan kemudian tidak dibayar,” kata Rahmat.

Bermula dari situ, sambung Rahmat, muncul niat para terduga pelaku tersebut untuk melakukan perbuatan dugaan pembunuhan berencana terhadap korban. Selain melakukan dugaan pembunuhan, para pelaku juga mengambil barang-barang berharga milik korban. Tersangka dikenakan pasal berlapis yaitu pencurian disertai kekerasan dan pembunuhan berencana.

“Memang dari awal oleh terduga pelaku sudah direncanakan dugaan pembunuhan tersebut. Kedua terduga pelaku kita kenakan Pasal 365 KUHPidana pencurian dengan kekerasan dan juga pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana, dengan acaman paling berat hukuman mati,” jelas Rahmat.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebelum kejadian, sekira pukul 13.00 WIB korban bersama temannya pulang berboncengan dari Sawah Lebar Kota Bengkulu menuju rumah temannya di Bengkulu Tengah. Korban dan temannya itu sampai dirumah temannya sekira pukul 15.00 WIB.

Kemudian  sekira pukul 18.30 WIB, kedua terduga pelaku datang, mereka dirumah teman korban tersebut sempat mengobrol. Setelah itu kedua terduga pelaku dan korban pergi dari rumah teman korban ke bendungan dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion milik korban.

Namun diduga setelah tiba dilokasi korban dibunuh oleh para terduga pelaku tersebut.  Sekira pukul 20.30 WIB teman korban mendapat kabar dari warga ,bahwa ada dugaan pembunuhan di dekat bendungan. Mendengar kabar itu teman korban langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Dilokasi tefman korban tersebut melihat bercak darah di Gubuk sekitaran Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan juga motor korban yang ditemukan berada di TKP.

Diduga, setelah dihabisi, kedua terduga pelaku membuang jasad korban ke aliran sungai bendungan tersebut, dan jasad korban masih dalam pencarian.

“Dari kejadian ini dua orang terduga pelaku yang berhasil kita amankan bersama barang bukti, dirigen yang digunakan untuk menyiram bekas darah di TKP. Kemudian dompet korban, baju yang terdapat bercak darah serta sepeda motor korban,” kata Rahmat. (461)