Sidak UPTD dan BPBD, Komisi II DPRD Kota Miris dengan Kondisi Bangunan

BDKlik.com, – Komisi II DPRD Kota Bengkulu melakukan sidak di beberapa titik lokasi, diantaranya yaitu Unit Pelaksaan Teknis Dinas (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bengkulu, Senin (7/6/2021) siang.

Sidak tersebut dimulai Dewan dengan melakukan pengecekan Unit Pelaksaan Teknis Dinas (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) yang berada di Kelurahan Surabaya Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu.

Di lokasi ini Dewan merasa cukup miris, dengan melihat kondisi bangunan yang dianggap sudah tidak layak begitu juga dengan jumlah peralatan pengujian.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Indra Sukma mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kota tidak dapat berbuat banyak karena mengingat bangunan tersebut adalah milik Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Jadi dimohon untuk Satpol PP, Dishub dan PUPR untuk segera membongkar ini, karena ini sudah banyak sekali memakan badan jalan. Sehingga nanti kalau ini sudah dibongkar jalan kita dapat lebih lebar dan lebih enak dipandang mata, sehingga ini dapat menjadi contoh di tempat-tempat lain juga nantinya,” ujar Indra.

Kemudian sidak dilanjutkan dengan mengecek peralatan yang dimiliki BPBD, disini Dewan menyebutkan banyaknya kekurangan. Khususnya dalam hal perlengkapan, bahkan mereka menyayangkan minimnya ketersediaan buffer stock yang hanya senilai Rp.100 juta yang dirasa tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat saat sewaktu-waktu terjadi bencana.

Dalam hal ini anggota Komisi II DPRD Kota, 
Elvin Yanuar juga menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu belum siap jika sewaktu-waktu menghadapi adanya bencana secara tiba-tiba.

“BPBD ini Masih kekurangan buffer stock, kalau seandainya terjadi bencana mendadak. Buffer stock mereka hanya Rp. 100 juta itu pun untuk anggaran 1 tahun jadi saya rasa itu sangat kurang,” ucap Elvin. 

Elvin berharap kepada Pemerintah Kota untuk dapat lebih mensupport pihak BPBD, agar apabila sewaktu-waktu terjadi bencana BPDB sudah dalam kondisi siap untuk membantu masyarakat.

“Jadi menurut saya BPBD ini perlu disupport, karena bencana tidak bisa diperkirakan dan bisa datang secara mendadak. Meskipun itu bukan sesuatu yang kita harapkan akan tetapi bagaimanapun juga kita harus siap,” tukasnya. (461)