September 29, 2020

Sepasang Kades Bukan Muhrim Digerebek Warga saat Malam Mingguan

BDKlik.com, – Seorang Kepala Desa (Kades) Desa Manjunto Jaya SP 1, Kecamatan Air Manjunto Kabupaten Mukomuko inisial RS diduga digrebek oleh warganya sendiri saat sedang asik malam Mingguan bersama teman kencannya inisial DW yang juga merupakan seorang Kades disalah satu Kecamatan Teras Terunjam, Sabtu malam (6/6/2020) tepatnya malam Minggu sekira pukul 21.45 WIB.

Berdasarkan keterangan warga setempat, RS kerap mendatangi rumah DW yang diketahui berstatus janda. Atas aktifitas keduanya warga sekitar merasa resah karena tidak ingin desanya tercemar dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian warga melakukan penggerebekan dan mengamankan keduanya ke Balai Desa untuk menghindari amukan massa, selanjutnya pasangan buksn muhrim akan mengikuti proses sidang. Selain mengamankan keduanya warga juga melaporkan hal tersebut ke aparat keamanan setempat.

Atas pengerebekan tersebut warga meminta Kades untuk mundir dari jabatannya. Tuntutan tersebut disampaikan dalam rapat mediasi di balai desa setempat disaksikan perangkat desa, Camat Air Manjunto, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat dan pemuda, juga warga desa.

Warga yang melakukan penggerebekan menganggap DW telah melanggar norma adat karena menerima tamu dari luar desa tanpa berpamitan dengan lingkungan sekitar, padahal statusnya adalah janda. Menanggapi hal tersebut DW menolak mundur dari jabatannya. Hal itu karena dirinya saat digerebek sedang tidak berbuat asusila. Selain itu, kehadiran tamu menurutnya juga masih di jam yang wajar.

Sementara itu, Camat Air Manjunto, Sardi mengatakan, tuntutan warga tersebut dinilai tidak relevan. Hal itu karena saat digerebek, Bu Kades dan tamunya berada di ruang tamu dan tidak melakukan perbuatan asusila.

“Tamu yang berkunjung kerumah Kepala Desa Manjuto Jaya Sp 1 yakni Kepala Desa Tunggal Jaya Kecamatan Teras Terunjam, ketika ditangkap oleh para pemuda sedang berada diruang tamu dan sedang minum kopi, serta waktu berkunjung juga masih sekitar pukul 21.15 WIB, sehingga masih tahap kewajaran bertamu dan dianggap tidak menyalahi norma adat. Jika masyarakat akan memaksakan aspirasinya yakni menuntut Kepala Desa Manjuto Jaya SP 1 Ibu Dewi Sartika dipecat maka kewenangan pemecatan ada pada Bupati Mukomuko Bapak Choirul Huda, dan silahkan masyarakat menyampaikan aspirasinya kepada Ketua BPD untuk membuat surat kepada Bupati dan aspirasi tersebut akan saya sampaikan,” kata Sardi, Camat Air Manjunto seperti dilansir dari Bengkulutoday.com.

Dalam rapat mediasi, juga dijelaskan bahwa masyarakat tidak boleh memaksakan kehendak untuk memberhentikan DW sebagai Kades.
Rapat mediasi yang digelar hingga Minggu (7/6/2020) dini hari sekira pukul 02.00 WIB tersebut, berakhir dengan masyarakat membubarkan diri dan acara berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. Dari hasil rapat juga diketahui bahwa antara DW dan tamu lelakinya tersebut sedang menjalin hubungan pacaran dan sudah berniat untuk menikah, namun terkendala dengan surat dari pengadilan atas status pasangan lelakinya. (461)