September 22, 2020

Selundupkan Minyak Mentah 3,8 Ton, Empat Orang Asal Sumsel Ditangkap

BDKlik.Com, – Anggota Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu berhasil menangkap empat orang asal Sekayu Provinsi Sumatera Selatan
terdiri dari dua sopir dan dua kernet karena diduga menyelundupkan minyak mentah sebanyak 3.800 liter atau 3,8 ton.

Keempat orang tersebut diantaranya, Heri dan Bobi selaku sopir, kemudian Febri dan Yogi selaku kernet.

Mereka ditangkap ketika sedang mengangkut minyak mentah menggunakan dua unit mobil minibus Daihatsu Grandmax saat melintas di kawasan Desa Pasar Pedati, Kebupaten Bengkulu Tengah Jumat (24/4/2020) sekira pukul 05.30 WIB.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Supratman melalui Kabid Humas Kombe Pol Sudarno menerangkan, berdasarkan pemeriksaan mereka sudah 7 kali mengantarkan minyak ke pemesannya, yang tinggal di Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara.

Minyak itu di isikan ke wadah jerigen 35 liter dan setiap satu mobil membawa 57 jerigen dengan total seluruhnya yang berhasil diamankan 114 jerigen minyak.

“Jadi tidak hanya sekali membawa minyak mentah tersebut ke Bengkulu dari Sekayu, Provinsi Sumatera Selatan,” kata Sudarno.

Sudarno menyatakan, berdasarkan pengakuannya mereka mendapatkan upah 200 ribu rupiah setiap kali mengantar minyak tersebut.

“Saat ini sopir dan kernet telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan di Mapolda Bengkulu,” ucap Sudarno.

Sudarno mengungkapkan, kasus tersebut masih terus dikembangkan oleh Polda Bengkulu. Empat orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini dikenakan pasal 54 dan 53 Undang Undang RI Nomor 22 tahun 2001tentang minyak dan gas.

“Atas perbuatannya mereka terancan hukuman 5 tahun penjara,” jelas Sudarno. (461)

Leave a Reply