September 22, 2021

Sekda dan Sejumlah Asisten Pemprov Diperiksa Polda Soal Kasus Dana Hibah KONI

BDKlik.com, – Tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bengkulu terus mendalami kasus dugaan korupsi dana hibah di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu tahun 2020 sebesar Rp 15 miliar.

Pasca menetapkan Mantan Ketua KONI Provinsi Bengkulu Mufran Imron sebagai tersangka kasus tersebut, teranyar, tim penyidik memeriksa sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu yakni, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu dan sejumlah asisten Pemprov Bengkulu.

Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu, Kombes Pol Dolifar Manurung mengatakan, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detai, namun pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pejabat Pemprov Bengkulu tersebut untuk mengonfirmasi informasi yang diterima pihaknya terkait dana hibah KONI.

“Berkaitan dengan penyidikan di Provinsi. Kita hanya berkaitan dengan konfirmasi berkaitan dengan beberapa informasi yang kita dapatkan, yang perlu kita klarifikas, pak Sekda dan beberapa asisten (yang diklarifikasi),” kata Dolifar Manurung dilansir dari TVRI Bengkulu, Jumat (4/6/2021).

Sementara, tersangka Mantan Ketua KONI Provinsi Bengkulu Mufran Imron tak bayak bicara sesaat ditanya awak media seusai menjalani pemeriksaan lanjutan terkait aliran dana KONI Provinsi Bengkulu yang berdasarkan audit BPK kerugian negaranya Rp 11 miliar lebih. (461)