September 19, 2020

Salah Input Data Covid-19, Bupati Ancam Seret ke Hukum Gugus Tugas Provinsi

BDKlik.com, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong berkerja keras mempertahankan Kabupaten Lebong tetap berstatus Zona Hijau Covid-19. Namun Pemkab Lebong menilai hal tersebut tak dihargai oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu. Pasalnya, berdasarkan relies Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional pada 30 Mei 2020 dari 102 Kabupaten/Kota yang berstatus zona hijau Kabupaten Lebong tidak masuk didalamnya karena Gugus Tugas Provinsi Bengkulu salah input data dalam penyampaian ke pusat.

Terkait ini, Bupati Lebong H.Rosjonsyah,S.Ip.,M.Si selaku ketua gugus tugas percepatan  penanganan pencegahan Covid-19 kabupaten Lebong dan Pemkab Lebong kecewa atas kejadian salah input data Covid-19 tersebut dan pihaknya menegaskan jika Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu tidak melakukan klarifikasi secara nasional. Pemkab Lebong berencana akan membawa kasus salah input data Covid-19 tersebut ke ranah hukum.

Akibat kesalahan input data tersebut secara tidak langsung, dinilai tidak menghargai kerja keras Pemkab Lebong dan masyarakat Kabupaten Lebong yang bersinergi menjaga Kabupaten Lebong tetap zona hijau.

“Memang sudah dilakukan klarifikasi, Gugus Tugas Provinsi Bengkulu, tapi sebatas Kepala Dinas Kesehatan itu sendiri dan itu belum cukup. Klarifikasi ini harus dilakukan dengan klarifikasi skala nasional, karena rilis sejumlah 102 Kabupaten Kota daerah yang zona hijau dilakukan secara nasional dan klarifikasi ini juga harus dilakukan secara nasional. Jika klarifikasi terkait ini tidak dilakukan maka kami akan tuntut,” tegas Rosjonsyah usai memimpin apel gelar pasukan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 di Terminal Muara Aman, Rabu (3/6/2020).

Rosjonsyah mengungkapkan, sangat kecewa terhadap insiden salah input data tersebut. Pihaknya meminta agar jangan main-main terkait data Covid-19 ini. Apalagi sampai ada ditutup-tutupi, jangan sampai terkesan dipolitisasi, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak dan sebagai langkah antisipasi terkait status suatu daerah.

“Kita berharap dukungan dan peran aktif masyarakat untuk melawan Covid-19 serta kepada seluruh anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lebong, untuk tetap mempertahankan Kabupaten Lebong berstatus zona hijua dan tetap semangat saat menjalankan tugas,” terang Rosjonsyah. (461)