September 25, 2020

RS.M Yunus Khusus Tangani Pasien Positif Corona

BDKlik.com, – Direktur RSUD M. Yunus Zukli Maulub menyatakan RS M Yunus Bengkulu, kini difokuskan untuk menangani pasien positif Covid-19 atau Corona, selain untuk efektifitas dan efisiensi tenaga kesehatan, karena saat ini banyak tenaga kesehatan yang melakukan isolasi mandiri, bahkan beberapa diantaranya dinyatakan positif Corona.

Zukli Maulub saat konfrensi pers, Sabtu (9/5/2020) mengatakan, selain difokuskan menjadi Rumah Sakit rujukan Corona, juga
melakukan pelayanan terbatas yang tidak dimiliki oleh rumah sakit lain misalnya kemoterapi,  bedah saraf,  talasemia, dan pelayanan lain. Hal tersebut dilakukan guna menghemat tenaga tim medis dan dikhawatirkan semakin banyak yang terpapar Corona. Nantinya, dalam menangani pasien, petugas akan bergantian memakai shift kerja sehingga memberikan waktu istirahat yang cukup bagi para petugas. Ini harus dilakukan mengingat perkembangan jumlah pasien positif di Provinsi Bengkulu yang terus bertambah.

“Ini strategi kita untuk supaya Rumah sakit kita ini bisa berperan sebagai pusat rujukan di dalam melayani kasus Covid-19,” jelas Zulki.

Maka dari itu, Rumah Sakit penyangga diharapkan mengambil alih pelayanan yang sifatnya poliklinik dan layanan lain yang dimiliki. Langkah ini bukan berarti pelayanan kepada masyarakat akan terhenti. Tetapi ketika nanti rumah sakit penyanggah tidak ada yang bisa melayani, bisa berkoordinasi dengan RS. M Yunus. Namun jika kemampuan RS.M Yunus juga terbatas, maka akan dirujuk kembali sebagaimana yang selama ini dilakukan. Zulki berpesan kepada petugas kesehatan untuk disiplin dalam melayani dan memakai Alat Pelindung Diri (APD). Selain itu, pasien diminta jujur memberikan informasi kepada petugas kesehatan ketika berobat. 

Zulki mengimbau masyarakat agar jangan panik, tidak stres dan tetap tenang namun tetap waspada. Selalu menjalankan protokol kesehatan,  perilaku hidup bersih dan sehat, serta  makan makanan bergizi.

Disitu juga, Kepala Dinas Kesehatan provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan, gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu telah menyiapkan gedung Unit Pelatihan Kesehatan sebagai tempat isolasi bagi masyarakat yang tidak mempunyai tempat isolasi mandiri.

“Ini akan kita siapkan semaksimal mungkin sehingga nanti upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 hasilnya maksimal,” kata Herwan Antoni.

Seperti diketahui, kasus konfirmasi Positif Corona di Bengkulu dari 14 orang menjadi 37 orang karena berdasarkan update per tanggal 9 April 2020 kasus Corona di Bengkulu bertambah mencapai 23 orang. (461)