Pengalihan Penahanan Oknum Polisi Tersangka Korupsi Anggaran Polres Ditunda

BDKlik.com, – Pasca pelimpahan berkas perkara dugaan korupsi dana rutin Polres Lebong tahun 2020 dengan tersangka Bripka Bambang Rudiansyah dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke Pengadilan Negeri Bengkulu beberapa hari lalu, terdapat hambatan yakni belum terlaksananya pengalihan penahanan tersangka dari rutan Polda ke Rutan kelas II B Bengkulu

Kasi Penuntutan Kejati Bengkulu Rozano Yudistira mengatakan, seyogyanya pengalihanan tahanan tersangka Bambang Rudiansyah dari Rutan Polda ke Rutan kelas II B Bengkulu dilakukan tanggal 2 Juni 2021 lalu. Namun terpaksa ditunda karena Kepala Rutan kelas II Bengkulu sedang cuti. Selanjutnya tersangka Bambang Rudiansyah untuk sementara waktu masih ditahan di Rutan Polda dan kemungkinan baru akan dipindahkan ke Rutan kelas II B Bengkulu pada 7 juni 2021 mendatang.

“Untuk memindahkan bukan penetapan hakim, cuma memang disalah satu persyaratan untuk menitipkan di Rutan Bengkulu harus ada penahanan hakim, sejauh ini kita telah berkoordinasi dengan pihak Polda dan Rutan Bengkulu rencana kita titipkan pada Senin 7 Juni ini,” kata Rozano Yudistira, Jumat (4/6/2021).

Rozano Yudistira menambahkan, persidangan terhadap kasus tersebut dijadwalkan pada 9 Juni 2021 dengan agenda pembacaan dakwaan.

Diketahui, tersangka Bripka Bambang Rudiansyah oleh JPU Kejati didakwa pasal 8 dan atau pasal 9 Undang undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dan pasal 2 ayat 1 huruf a jucto pasal 3 Undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang

Tersangka Bambang Rudiansyah dalam dakwaan JPU Kejati Bengkulu dinyatakan terbukti sah melakukan penggelapan dan pemalsuan dokumen pencairan dana rutin Polres Lebong bulan Januari hingga Juni 2020 sebesar Rp 3 miliar lebih. Dari pengakuan tersangka di tingkat penyidikan uang 3 miliar rupiah lebih tersebut habis untuk main judi online. (461)