January 28, 2022

Pasca Mou Pantai Panjang Gelap, Dediyanto : Jangan Saling Lempar Kesalahan

BDKlik.com, – Pasca Memorandum of Understanding (Mou) aset wisata Pantai Panjang antara Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Terjadi problem, salah satunya yakni banyak Penerangan Lampu Jalan Umum (PLJU) mati di sepanjang wisata Pantai Panjang.

Terkait hal itu, Anggota Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu Dediyanto turut perihatin.

Menurut Dediyanto, seharusnya Pemprov Bengkulu sudah menyiapkan desain dan tata kelola jauh sebelum Mou, namun malah timbul permasalahan baru yakni penerangan lampu jalan dan pengelolaan sampah.

“Yang kita banyangkan adanya perubahan yang paripurna di tempat wisata Pantai Panjang serta kita selaku wakil rakyat sudah senang dengan Gubernur Bengkulu berkirim surat kepada para pelaku usaha di kawasan Pantai Panjang karena salah satu bentuk upaya menjaga Pantai Panjang,”kata Dediyanto, Sabtu (4/12/2021).

Namun kenyataannya, sambung Dediyanto, sampai sekarang praktek pemasangan lampu jalan belum dilaksanakan, sehingga jalan di Pantai Panjang masih gelap saat malam hari.

Dediyanto menginginkan, Mou yang telah dilakukan harus ada turunan dalam bentuk rapat teknis antara Dinas Perhubungan Kota Bengkulu dengan Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu.

“Karena harus diidentifikasi tiang lampu dan lampu mana yang padam, kenapa bisa padam,” ungkap Dediyanto.

Lanjutnya, sebenarnya di Pemerintah Kota sudah disiapkan untuk menerangi Kota Bengkulu termasuk di kawasan Pantai Panjang Bengkulu.

“Contohnya di kawasan Wisata Kota Tuo dan Sumber Jaya terang benderang, karena tempat wisata tersebut dikelola oleh Pemerintah Kota Bengkulu,” ujar Dediyanto.

Disamping itu, Dediyanto mempertanyakan kesiapan Pemprov Bengkulu dalam anggarannya. Misalnya menyiapkan anggaran di APBD 2022, APBD-P 2021 atau APBD-P 2022 karena memang harus saweran untuk pengelolaan Pantai Panjang tersebut.

Dediyanto menyarankan, agar jangan saling bicara di media dan saling melempar kesalahan kemana-mana karena hal tersebut tidak arif dan bijak.

“Jangan sesuatu yang tidak baik menyalahkan orang lain karena bukan termasuk sikap negarawan apalagi sampai masyarakat dikorbankan akibat dampak gelapnya kawasan Pantai Panjang,” tutupnya. (461)

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com