Menjaga Kemandirian, Integritas, & Kredibilitas Penyelenggara Pemilu

BDklik.com, – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu diantaranya Kordiv Pengawasan dan Hubal Patimah Siregar, S.Pd.,M.Pd. dan Kordiv Hukum, Humas dan Datin Dodi Herwansyah, S.Pd.,MM mengikuti kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP RI) dengan tema Sewindu Menjaga Kemandirian, Integritas, & Kredibilitas Penyelenggara Pemilu secara Virtual Aplikasi Zoom, Jumat (12/6/2020) pukul 13.00 WIB.

Diketahui, sejak tahun 2012 hingga saat ini DKPP telah memutus 1.597 perkara yang melibatkan 6.562 penyelenggara pemilu. Selama masa pandemik covid-19, DKPP tetap menerima pengaduan secara online. Dalam menghadapi Pilkada serentak 2020, DKPP telah menerima 35 pengaduan dugaan pelanggaran kode etik. Pengaduan tersebut terkait tahapan pembentukan Badan Adhoc penyelenggaraan pemilu sebanyak 29 aduan dan pencalonan perseorangan sebanyak 6 aduan.

Ketua Bawaslu RI, Abhan menuturkan, DKPP menjadi bagian penting dalam proses demokrasi di Indonesia, mengutamakan keamanan sekaligus mengawal kemandirian, integritas, dan kemandirian para penyelenggara pemilu.

“DKPP menjadi bagian penting dalam proses demokrasi di Indonesia. Menjaga dan mengawal kemandirian, integrasi, dan kemandirian penyelenggara pemilu, ”kata Abhan.

Tiga lembaga penyelenggara pemilu, KPU, Bawaslu, dan DKPP memiliki pekerjaan besar yaitu Pilkada Serentak 2020 yang akan dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu diperlukan sinergitas untuk menyukseskan acara besar tersebut.

Abhan berharap dalam kondisi ‘tidak normal’ tersebut, tidak ada laporan atau pengaduan dugaan dibatalkan kode etik yang masuk ke DKPP.

“Pasti bukan yang pernah terjadi. Dengan sinergitas bisa saling berhubungan kondisi yang sangat berat dan tidak normal saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2020,” jelas Abhan.

Ketua KPU RI, Arief Budiman menuturkan KPU memiliki banyak menyetujui dengan DKPP. Dimana KPU menyuarakan integritas, kualitas, dan transparansi, sedangkan DKPP menyuarakan integritas, kredibilitas, dan independensi.

“Kalau tiga kata ini digabungkan, Insya Allah ke depan pemilu dan demokrasi kita akan menjadi lebih baik. Selamat ulang tahun dan terima kasih telah bersama-sama dengan etik pemilu di Indonesia,” kata Arief Budiman.

Sebagai informasi, peringatan syukuran HUT ke-8 DKPP RI ini dihadiri Ketua dan Anggota DKPP RI periode 2017-2020, Sekretaris DKPP, Bernad Dermawan Sutrisno, Ketua DKPP RI periode 2012-2017, Prof, Jimly Asshiddiqie, Komisioner KPU RI dan Anggota Bawaslu RI .

Hadir secara virtual antara lain Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, dan seluruh Tim Pemeriksa Daerah (TPD) DKPP RI. (461)