Mencuri Demi Judi Napi Asimilasi Kembali Ditangkap

BDKlik.com, – Anggota Polsek Ratu Agung Polres Bengkulu Polda Bengkulu menangkap seorang residivis kasus dugaan pencurian inisial RR warga Kota Bengkulu yang baru bebas dari Rutan Malabero karena mendapat asimilasi dari Pemerintah. RR kembali ditangkap karena kembali beraksi melakukan dugaan pencurian di kosan korban yang berlokasi di jalan Sepakat 2 RT 15 RW 02 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu, Sabtu (13/6/2020) sekira pukul 19.00 WIB.

Kapolres Bengkulu Polda Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak melalui Kapolsek Ratu Agung Iptu Fajri Ameli Putra, Sabtu (27/6/2020) mengatakan, tersangka melakukan dugaan pencurian di kosan korban dengan cara mencongkel pintu kosan korban menggunakan obeng hingga menyebabkan pintu kosan rusak. Selanjutnya tersangka masuk dan mengambil barang berharga milik korban.

“Tersangka kita tangkap di salah satu ATM yang ada di kawasan Padang Jati, saat itu tersangka mau mengambil uang,” kata Kapolsek.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti hasil perbuatan tersangka diantaranya 1 unit sepeda motor Honda Scopy beserta STNK, BPKP sepeda motor yamaha Mio, 1 buah helm, 1 unit HP OPPO, casan HP, Kartu ATM bank BRI, 1 lembar kartu Member Timezone, 1 lembar Member Toko Alfamart, 1 lembar kartu Member toko Watsons, 1 lembar kartu member toko mata hari,1 lembar member toko Fasion Icon, 1 lembar kartu member toko fasiom story, 1 buah helm bogo warha hitam dan abu-abu, 1 buah topi warna hitam.

“Atas perbuatan tersangka korban mengalami kerugian sebesar Rp.26.500.000,” ucap Kapolsek.

Tersangka ini, sambung Fajri, merupakan residivis sekaligus Narapidana (Napi) yang baru bebas dari Rutan Malabero karena mendapatkan asilmilasi atas kasus yang sama yakni pencurian dengan pemberatan.

“Tersangka ini residivis yang bebas pada bulan April 2020 yang mendapat asimilasi dari pemerintah. Untuk kasus yang sekaran ini. Tersangka kita kenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara,” jelas Kapolsek.

Sementara itu, tersangka RR mengaku sebelum melakukan aksinya ia sempat akan membeli rokok dan saat itu tersangka melihat ada kosan yang dalam kondisi kosong. Kemudia masuk dengan merusak pintu dan mengambil barang korban.

“Ngambil Motor, HP dan helm, motor sama HP sudah dijual. HP saya jual 800 ribu rupiah. Uang hasil penjualan saya gunakan untuk judi online poker. Baru balik (bebas) dari Rutan Malabero, kasus maling juga, dapat asimilasi,” kata tersangka. (461)