September 26, 2021

Menantu Presiden Diajak Walikota Bengkulu Merdekakan Ijazah

BDKlik.com, – Walikota Bengkulu, Helmi Hasan lakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat di Kota Medan tepatnya pada, Senin (30/8/2021).

Walikota Bengkulu itu disambut langsung oleh Walikota Medan, Bobby Nasution, yang merupakan menantu dari Presiden RI yang ke 7 Joko Widodo.

Dalam kunjungan kerjanya, Helmi menrceritakan pengalaman dirinya yang pernah ditelpon seorang janda tua.

“Dan walikota memang nomornya diberikan kepada semua warganya. Karena penduduk kami tidak sebanyak penduduk Medan, jadi warga bisa berkomunikasi langsung tanpa bertatap muka,” ucapnya.

Helmi menambahkan bahwa janda dengan empat anak tersebut mengeluhkan ijazah anaknya yang ditahan sekolah dikarena masih ada tunggakan.

“Dia bilang, suaminya sudah meninggal dan anaknya ada empat. Yang terakhir baru lulus SMP tapi ijazahnya masih ditahan,” sambung Helmi.

Tunggakan anak yang sekolah di sekolah swasta tersebut mencapai Rp. 35 juta, dan janda dengan empat orang anak tersebut tidak mampu membayar tunggakan tersebut.

“Akhirnya pemilik sekolah saya telpon, dan Alhamdulillah dibebaskan ijazahnya,” ujar Helmi.

Sambungnya, banyak cerita serupa yang dialami oleh siswa-siswi di sekolah negeri di Bengkulu. Tak hanya di kota, tapi juga di kabupaten-kabupaten. Bahkan sempat viral video siswa yang ijazahnya ditahan oleh salah satu SMK, sejak 2018, hanya karena menunggak Rp. 3 juta.

“Pemkot Bengkulu ambil bagian untuk mengadvokasi siswa yang tidak mampu ini. Karena Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) siswa tersebut tidak dihargai sekolah, akhirnya kami bayar dan ijazahnya pun diberikan,” jelasnya.

Menurut Helmi, kejadian seperti ini tak hanya terjadi di Bengkulu saja. Sebab, banyak juga warga dari luar daerah yang melaporkan kejadian serupa ke WhatsApp pribadinya.

Dia pun mengajak Walikota Medan, Bobby Nasution untuk ambil bagian dalam misi kemanusiaan ini untuk memerdekkan ijazah siswa yang ditahan tersebut.

“Memang untuk tidak di tingkat SMA, bukan kewenangan pemerintah tingkat II. Tapi ini bukan soal kewenangan tapi ini soal kemanusiaan,” ungkapnya.

Walikota Bengkulu sendiri sudah mengirimkan surat kepada Bapak Presiden RI, Joko Widodo agar sekolah tingkat menengah atas dikembalikan menjadi kewenangan Pemda tingkat II.

“Karena SMA, SMK ini berada di wilayah kota/kabupaten, tapi kita tidak berwenang mengurusinya. Saat kita datang, kita tidak dihargai dan ini merusak citra serta marwah pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Medan Bobby Nasution mengapresiasi kerja-kerja yang dilakukan oleh Walikota Bengkulu itu. Dan pada penutup pertemuan pun dilakukan dengan bertukar cindera mata.(PPJ)