Mantan Wagub Ditagih Bayar Uang Rp 1 Miliar

BKLIK.com, – Mantan Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu H. Dedy Ermansyah, S.E ditagih untuk membayar uang sebesar Rp 1 Miliar oleh Kholid, warga asal Jakarta. Selasa (16/11/2021)

Zetriansyah, S.H, Kuasa Hukum Kholid mengatakan, mantan Wagub Bengkulu tersebut awalnya melayangkan somasi kepada dirinya, Repi, dan Kholid. Dalam somasi, Dedy Ermansyah meminta masing-masing pihak yang disomasi mengklarifikasi benar atau tidak terlibat dalam fitnah yang disomasi ke Group WhatsApp For Bengkulu.

“Karena somasi ini minta klarifikasi dan saya tadi sudah menghubungi Dedy Ermansyah, mau mengklarifikasi ini secara lisan, tapi beliau tidak mengangkat telepon, ya terpaksa saya mengklarifikasi perkara ini melalui media, sehingga sampai kepada beliau (Dedy Ermansyah),” kata Zetriansyah.

Zetriansyah menuturkan, somasi yang dilayangkan Dedy Ermansyah salah alamat. Zetriansyah menyampaikan, dirinya tidak tahu menahu apa yang dimaksud Dedy Ermansyah di Group WhatsApp For Bengkulu.

“Jadi terkait hal-hal ini tidak saya tanggapi karena saya tidak mengerti apa maksud di For Bengkulu itu apa,” tutur Zetriansyah.

Zetriansyah menjelaskan, bahwa dirinya telah menerima kuasa dari Kholid pada 10 November 2021 yang pada intinya Kholid memberikan kuasa untuk menagih uang sebesar Rp 1 Miliar kepada Dedy Ermansyah yang saat itu menjabat sebagai Wakil Gubernur Bengkulu.

“Saya terkait dengan surat kuasa itu, saya telah melayangkan somasi pada 15 November 2021 yang intinya meminta itikad baik dari saudara Dedy Ermansyah secara kekeluargaan untuk menyeledaikan masalah uang Rp 1 miliar yang dititipkan klien saya ini. Saya sudah beberapa kali menghubungi via WhatsApp pada 15 November 2021 tapi tidak ada respon dari beliau (Dedy Ermansyah). Jadi mohon maaf, saya sebenarya tidak bermaksud menggunakan jalur media, tapi ini karena terpaksa. Sudah beberapa kali menghubungi beliau minta kejelasan terkait uang Rp 1 miliar yang diserahkan saudara Kholid kepada saudara Dedy Ermansyah,” ungkap Zetriansyah.

Waktu itu, sambung Zetriansyah, Dedy Ermansyah mengiming-imingi kliennya untuk rekom partai, namun sampai sekarang rekom itu tidak ada. Pihaknya meninggu jawaban dan itikad baik dari Dedy Ermansyah.

“Jadi terkait somasi Dedy Ermansyah ini, yang dikirim ke saya ini salah alamat. Kholid ini klien saya tinggal di Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Jadi waktu tahun 2020 kemarin sempat menitipkan uang Rp 1 miliar kepada Dedy Ermansyah. Waktu itu menurut pengakuan klien saya bertempat di Hotel Swiss Belhotel Pondok Indah Jakarta Selatan. Jadi terkait hal ini kami masih mengharapkan itikad baik kepada bapak Dedy untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Kami masih menunggu kalau somasi ini kalau belum juga ditanggapi, kami akan layangkan somasi berikutnya,” beber Zetriansyah.

Saat disinggung maksud rekom partai, Zetriansyah mengungkapkan, pada 2020 lalu ada Pilgub Bengkulu jadi dijanjikan untuk diberikan rekom.

“Tapi nanti lebih jelasnya biar klien saya yang menjelaskan, ada sesinya nanti mengenai masalah ini. Cuma kami masih mengharapkan itikad baik saudara Dedy untuk mengembalikan uang tersebut,” demikian Zetriansyah.

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berusaha mengonfirmasi pihak Dedy Ermansyah.(461)

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com