October 20, 2021

Kejari Kepahiang Terima Berkas Tersangka OTT Oknum Honorer

BDKlik.com, – Jaksa Peneliti Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang Provinsi Bengkulu telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan berkas tahap I dua tersangka oknum honorer yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Elang Jupi Satreskrim Polres Kepahiang atas tindak pidana praktik pencaloan yang mengaku bisa mengangkat jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagi honorer dari penyidik Satreskrim Polres Kepahiang.

“Baru berkas dua tersangka yang kami terima yakni NJ dan OT. Keduanya berperan sebagai pekerja. Berkas tersangka gabung dalam satu berkas. Saat ini kita masih meneliti berkas tahap I yang kita terima itu,” kata Kasi Pidum Kejari Kepahiang, Chandra Syaputra saat diwawancarai melalui via telepon WhatsApp, Rabu (13/10/2021).

Chandra menambahkan, tersangka dikenakan pasal 368 KUHP Jucto pasal 55 atau pasal 378 Jucto pasal 55.

Diketahui, dalam perkara ini tim penyidik Reskrim Polres Kepahiang menetapkan 6 orang sebagai tersangka yakni NJ selaku Honorer Bendahara Koordinator FPPPI wilayah Kepahiang dan Rejang Lebong, OT selaku Anggota FPPPI, SA Honorer (Sekjen FPPPI), AM honorer (Biro Advokasi dan Hukum FPPPI), AN honorer (Bendahara Umum Wilayah Bengkulu FPPPI) dan SP seorang honorer di Kabupaten Kaur.

Keenam tersangka sebelumnya ditahan, namun setelah kuasa hukum tersangka mengajukan penangguhan penahanan dan penangguhan itu diterima. Maka keenam tersangka tidak ditahan lagi hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Kepahiang AKP Welliwanto Malau.

OTT yang dilakukan tim Elang Jupi berawal saat petugas mendapatkan informasi mengenai adanya dua orang yang sedang mengumpulkan tenaga honorer di Rumah warga Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang,  Sabtu (7/8/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Motif tersangka terhadap 10 orang korban yakni iming-iming di angkat menjadi ASN, dengan membayar uang pendaftaran Rp 500 ribu dan uang untuk masuk ke data base FPPI (Federasi Pelayanan Publik Indonesia) Rp1,5 juta.

Saat OTT tim Elang Jupi menyita sejumlah barang bukti, 2 unit laptop, 1 flasdisk, 8 unit handphone android, 1 charger, uang tunai Rp7.450 juta, ijazah paket C atas nama Nirwana berikut SK honorer.

Lalu, ijazah Universitas Terbuka atas nama Ida Fitrianti berikut SK honorer, ijazah STAIN Bengkulu atas nama Herman Yadi berikut SK honorer, Ijazah SMK atas nama Firdaus berikut SK honorer, Ijazah Paket C atas nama Mutiara berikut SK honorer, 2 tas sandang, 3 ransel, 1 buku catatan, serta 1 unit motor Honda Beat dengan nomor polisi BD 3083 KT. (461)

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com