Kasus Dana Bos yang Diusut Jaksa Diduga Dimanfaatkan Oknum Cari Untung, Kejati : Laporkan !

BDKLIK.com, – Kasus dugaan korupsi Dana Bos Afirmasi Non Fisik Dinas Pendidikan Seluma tahun 2020 senilai Rp 6,1 miliar yang saat ini diusut tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu diduga dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab untuk menakut-nakuti Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan SMP di Seluma guna mencari keuntungan pribadi.

Mengenai informasi yang kini makin santer, Kepala Kejati Bengkulu, Agnes Triani, SH.MH melalui Kasi Penkum Ristianti Andriani, SH.MH menegaskan, bahwa apabila ada oknum tak bertanggungjawab memanfaatkan perkara yang sedang ditangani dengan menakut-nakuti atau apapun dengan tujuan mencari keuntungan meminta uang kepada Kepala Sekolah yang saat ini menjadi saksi, hendaknya segera dilaporkan baik ke Kejati Bengkulu maupun pihak Kepolisian.

“Sehubungan dengan pemeriksaan sejumlah saksi terkait penyidikan kasus dugan korupsi Dana Bos Afirmasi Non fisik tahun 2020 di Seluma, kami atasnama penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Bengkulu mengimbau para saksi, khususnya Kepala Sekolah SD dan SMP, untuk tidak mempercayai jika didatangi sejumlah pihak, yang ingin mengambil keuntungan dari kegiatan pemeriksaan Kejaksaan Tinggi Bengkulu,” kata Ristianti Andriani, Selasa (18/1/2022).

Ristianti Andriani menegaskan, apabila didatangi pihak mengatasnamakan Kejaksaan Tinggi dengan meminta sejumlah uang agar segera melaporkan ke Kejaksaan Tinggi Bengkulu atau ke pihak Kepolisian.

“Apabila ada didatangi sejumlah orang yang tidak bertanggungjawab, agar dikonfirmasi langsung ke Kejaksaan Tinggi Bengkulu atau melapor ke pihak kepolisian, sekali lagi kami tekankan apabila ada orang yang tak bertanggungjawab agar segera melapor,” jelas Ristianti Andriani. (461)

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com