September 26, 2020

Kantongi Kerugian Negara, Kejari Segera Tetapkan Tersangka Kasus Penyimpangam Aset Pemkot

BDKlik.com, – Penyidikan kasus dugaan penyimpangan aset milik Pemerimtah Kota Bengkulu terus bergulir di meja penyidik tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu. Teranyar, dalam penyidikan kasus ini Kejari Bengkulu telah mengantongi kerugian negaranya.

Kepala Kejari Bengkulu Anak Agung Sayang Adnyana, SH.MH saat diwawancarai, Kamis (4/6/2020) mengatakan, karena ia baru menjabat sebagai Kajari baru menggantikan Kajari lama pihaknya masih akan mempelajari namun pihaknya memastikan apa yang sudah dikerjakan Kajari lama akan dilanjutkan. Berkaitan dengan penyidikan kasus aset Pemkot Agung menegaskan penyidikan terus berlanjut dan saat ini pihaknya telah mengantongi kerugian negaranya.

“Apa yang sudah diakukan Kajari lama akan saya lanjutkan dan mengenai kasus ini Kita sudah mengantongi kerugian negaranya untuk jumlah saya belum melihat berapa nominalnya, nanti itu akan kita sampaikan,” kata Anak Agung Sayang Adnyana.

Dalam kasus ini Kejari Bengkulu telah memeriksa puluhan saksi dan tentunya setelah mengantongi kerugian negaranya dalam waktu dekat bakal menetapkan tersangkanya.

Diketahui, kasus ini bermula pada tahun 1995 silam, tim sembilan yang dibentuk Pemkot Bengkulu melakukan pembebasan lahan milik Pemkot seluas 63 hektar yang terletak di Perumahan Korpri Kelurahan Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu.

Kemudian lahan tersebut dilakukan pengukuran dan hasil pengukuran ternyata luas lahan itu hanya 62,9 hektar. Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2015 lalu di lahan tersebut diduga telah terjadi penyimpangan oleh oknum tidak bertanggungjawab yang mana penjualannya diduga dilakukan secara terpisah atau parsial yang ujungnya dibuat dalam bentuk satu Hak Guna Bangunan (HGU) dengan luas lahan kurang lebih 8,6 hektar. (461)