September 22, 2020

Jelang Pilkada 2020, Dua Anggota PPS Reaktif Corona

BDKlik.com, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong bekerjasama dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebong melaksanakan Rapid Tes Covid-19 kepada seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS), Sabtu (27/6/2020).

Rapid tes tersebut bertujuan medeteksi sejak dini Covid-19 karena mengingat tak lama lagi menjelang verifikasi faktual dukungan Bakal Calon Perseorangan, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lebong pada 9 Desember 2020 ini.

Ketua KPU Lebong Shalahuddin Al Khidhr, SE mengatakan, rapid tes yang dilaksanakan di 6 Puskesmas ini diikuti oleh 312 anggotan PPS. Dari total anggota yang ikut rapid tes dua orang anggota PPS dinyatakan reaktif Covid-19 atau virus Corona. Kedua petugas PPS yang reaktif tersebut diminta isolasi mandiri selama 14 hari kedepan. Kemudian, setelah 10 mereka akan kembali di rapid tes.

“Kedua anggota yang reaktif kita minta untuk isolasi mandiri. Kedua anggota yang reaktif tersebut merupakan PPS dari Kecamatan Lebong Selatan dan Kecamatan Bingin Kuning,” kata Shalahuddin Al Khidhr.

Selain melaksanakan intruksi pemerintah, sambung Shalahuddin Al Khidhr, rapid tes yang dilaksanakan tersebut untuk memastikan dan meyakinkan masyarakat terkait kesehatan dilingkungan KPU Lebong.

“Rapid test kita lakukan bertujuan untuk memastikan kepada masyarakat bahwa sebelum pelaksanaan tahapan verifikasi faktual dan tahanpan pilkada.
Kami sudah memastikan kesehatan dilingkungan KPU Lebong dan jajarannya,” kata Shalahuddin Al Khidhr.

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) khususnya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Shalahuddin Al Khidhr menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 guna memastikan pelaksanakan Pilkada berjalan sesuai protokol kesehatan dan sesuai yang diharapkan masyarakat.

“Untuk Saat ini melakukan Rapid test hanya PPS terlebih dahulu dikarenakan untuk menjalankan proses verifikasi faktual dukungan calon perseorangan. Untuk rapid test seluruh jajaran KPU dan PPK akan dilaksanakan namun kita masih menunggu anggarannya,” demikian Shalahuddin Al Khidhr. (461)