Jamin Tersangka Penipuan Saat Jadi Plt, Gubernur Rohidin Minggu Ini Diperiksa Polda

BDKLIK.com – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bengkulu melayangkan surat pemberitahuan panggilan kepada Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah terkait jaminan yang diberikan kepada Herawansyah, Mantan Kadis PU yang jadi tersangka penipuan Rp 1 miliar, semasa Rohidin masih menjabat Plt Gubernur Bengkulu pada 2018 lalu.

Direktur Reskrimum Polda Bengkulu, Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif saat diwawancarai di Mapolda Bengkulu, Senin (17/1/2022) menyatakan bahwa, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan pemanggilan terhadap Rohidin Mersyah, Plt Gubernur Bengkulu 2018 penjamin tersangka Herawansyah.

“Kita bersurat pemberitahuan dulu, kepada si penjamin, Plt Gubernur saat itu, untuk mengingatkan yang bersangkutan (tersangka). Hari ini kita surati,” kata Teddy.

Teddy menegaskan, setelah melayangkan surat pemberitahuan, selanjutnyavpenyidik akan melayangkan surat panggilan kepada Rohidin Mersyah untuk hadir dimintai keterangan.

“Mungkin dalam minggu ini lah (penjamin diminta hadir). Surat pemberitahuan dulu, baru (surat panggilan) untuk tambahan keterangan,” jelas Teddy.

Sebelumnya Teddy mengungkapkan bahwa, Herawansyah tidak kooperatif sebagai tersangka untuk memenuhi wajib lapor. Karena hal itu, Polda Bengkulu bakal memeriksa pemberi penjamin yakni Rohidin Mersyah.

Diketahui, kasus dugaan penipuan yang menjerat Herawansyah ini terkait investasi bisnis jual beli telepon seluler yang mengakibatkan korban Ismail Hakim mengalami kerugian hingga Rp 1 miliar.

Polda Bengkulu pada 2018 lalu telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus penipuan tersebut yakni Herawansyah dan Adib yang kala itu ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Seharusnya, waktu itu tersangka Herawansyah sudah ditahan penyidik namun urung lantaran dijamin Plt Gubernur Bengkulu Rihidin Mersyah.

Jaminan itu tertuan dalam surat itu nomor: 182/744/B.2/2018 tanggal 29 Oktober 2018 yang ditujukan kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu selaku penyidik.

Di dalam surat itu, Rohidin sebagai Plt Gubernur Bengkulu menyatakan, menjamin Herawansyah selaku tersangka karena sedang melaksanakan tugas pemerintah dalam hal judicial review ke Mahkamah Konstitusi.

Judicial review itu menyangkut Undang-undang nomor 5 tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara. Rohidin juga memberi tugas pemerintahan lainnya kepada Herawansyah yang kala itu belum lama bebas menjalani pidana penjara kasus korupsi jalan di Kabupaten Seluma. (461)

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com