September 24, 2020

Irjen Pol Supratman : Kita Jangan Paranoid dengan Covid-19

BDKlik.com, – Mantan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Supratman sempat dinyatakan positif terpapar Covid-19 atau Corona hingga akhirnya kini sudah dinyatakan sembuh dan bisa beraktivitas seperti sedia kala. Menurut Jendral Bintang Dua ini, jangan paranoid terhadap virus Corona dan panik karena justru tidak akan menyelesaikan masalah.

“Yang penting tetap seperti ini, protokol kesehatan tetap diterapkan karena apa, Covid-19 ini tidak akan pernah selesai. Sampai kapanpun kita tidak tau, itu rahasia Allah. Yang jelas itu tadi kehidupan kita, New Normal itu betul, kalau kita begini terus (paranoid) bangkrut nanti, virus buntu yang lebih parah. Corona negatif cuma akhirnya kena lambung,” kata Supratman saat ngobrol santai bersama Pemburu TKP BDTV Cacam Nian di kediamannya, Jumat malam, (5/6/2020).

Supratman mengatakan, sekarang ini kemanapun harus pakai masker, dan jika habis beraktivitas maupun akan beraktivitas harus mencuci tangan, jaga kebersihan dan biasakan pola hidup sehat. Karena hal tersebut sudah protaf bukan hanya ada virus Corona saja tetapi selanjutnya akan seperti itu.

“Karena apa, kita tidak tau kapan ini akan selesai, kalau tidak mengikuti anjuran bisa kena, pas imunnya drop, meskipun sembuh, sembuhnya tertatih-tatih itu kasihan,” ungkap Supratman.

Waktu dinyatakan positif dan isolasi mandiri di RS. M Yunus, dihari keempat ada orang dikamar sebelah teriak-teriak dan sempat setres. Ia menyimpulkan memang benar-benar ada orang yang menjadi pasien Covid-19.

“Maka yang perlu kita jaga, pemerintah sudah memberikan Standar Operasional Prosedur (SOP) seperti itu memang bukan ngarang-ngarang, memang untuk kita semua, apalagi anak-anak. Karena apa kita semua memang protafnya seperti itu. Kalau sakit demam berdarah bisa ditunggu istridan anak, rekan-rekan bisa besuk, tapi kalau Covid-19 perawat aja tidak mungkin setiap saat ya mungkin datangnya di jam-jam tertentu, pada saat ngasih obat,” jelas Supratman.

Maka dari itu, jelas Supratman, masyarakat virus ini bukan aib itu yang harus ditekankan. Supratman berharap sekali masyarakat tidak mengucilkan orang yang seperti itu (terpapar Covid-19).

“Seandainya itu terjadi pada keluarga kita, bagaimana kita. Maka justru harus kita suport. Seperti yang ada di daerah lain itu yang sempat ramai ada orang yang sembuh Corona kemudian diarak seperti pahlawan, sampai segitunya masyarakat, maka ya itu tadi jangan di kucilkan apalagi sudah sembuh,” tegas Supratman. (461)