September 25, 2020

Hearing dengan BPKAD, Komisi III Pertanyakan Realisasi Dana Covid-19 204,541 Milyar

BDKilk.com, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bengkulu Komisi III melaksanakan hearing bersama Dinas Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu, Senin (8/6/2020).

Hearing yang dihadiri Kepala Dinas BPKAD dan staf serta Anggota DPRD Kota Bengkulu yakni Mela Fraksi Golkar,Yani Fraksi Demokrat.

Dalam hearing yang dipimpin Dediyanto Fraksi PAN sekaligus Wakil Ketua Komisi III tersebut, para wakil rakyat ini mempertanyakan terkait realisasi dana Covid-19 di rekening Belanja Tak Terduga (BTT) senilai Rp. 204,541 milyar. Hal itu dipertanyakan agar guna terlaksananya transparasi publik.

Kepala Dinas BPKAD Kota Bengkulu Arif Gunadi menyampaikan dana 204,541 milyar tersebut
sudah terealisasi Rp. 79.992.267.730 ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintahan Kota (Pemkot) Bengkulu diantaranya Dinas sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan,
RSUD Kota Bengkulu, Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, Inspektorat, dan Dinas Kesehatan.

“Dana yang belum terealisasi sekitar 124 milyar dan dana ini tetap standby. Dana yang belum terealisasi ini akan di gunakan untuk penanganan Covid-19 dan jika perkembangan Covid-19 terkendali dengan baik maka alokasi dana bisa di berdayakan kembali oleh OPD,” kata Arif Gunadi.

Arif Gunadi menambahkan, dana ini bisa di manfaatkan ketika Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Aparat Penegak Hukum dan
(APH) sudah merekomendasikan. Artinya proses penggunaan dana ini berlapis dalam pengawasannya.

Di Hearing tersebut, Komisi III meminta agar BPKAD terus monitor dana pada OPD, sehingga bisa diketahui berapa anggaran yang sudah digunakan dan yang belum, maka bisa day to day updatenya.

“Bagaimana untuk detail penggunaan dana ini, seperti teknis pelaksanaan dan detail kegiatan, kita serahkan pada masing-masing Komisi dengan mitranya di OPD,” jelas Dediyanto. (461)