Hakim Putuskan Penetapan 3 Tersangka Kasus Penganiayaan Polres Tidak Sah

BDKLIK.com, – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bengkulu memutuskan, penetapan tersangka kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bengkulu tidak sah, batal demi hukum. Putusan itu ditetapkan Majelis Hakim dalam sidang lanjutan Pra Peradilan di Pengadilan Negeri Bengkulu, pada 25 Desember 2021.

Sidang dengan Hakim tunggal Supartawinata memutuskan,mengabulkan permohonan pembatalan atas penetapan 3 tersangka kasus dugaan penganiayaan dengan kekerasan anak dibawah umur yang dilakukan penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Bengkulu.

Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri Bengkulu mengabulkan permohonan yang diajukan pihak pemohon dalam hal ini Leo, Viktor an Defi karena dalam fakta pesidangan, terbukti, penyidik unit PPA Polres Bengkulu melanggar prosedur pengiriman, penyerahan surat penetapan tersangka dan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Usai sidang, Deden Abdul Hakim selaku Kuasa Hukum pemohon merasa bersyukur permohonan pra peradilan mereka dikabulkan Majelis Hakim.

“Alhamdulillah, penetapan tiga tersangka klien kami dibatalkan demi hukum oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bengkulu,” kata Deden.

Deden menambahkan, kasus dugaan penganiayaan dengan kekerasan yang dilaporkan PL terjadi pada 20 Agustus 2021 lalu di Indekos milik orangtua kliennya. Menurutnya, pelapor saat kejadian sedang mabuk dan terjatuh hingga mengalami luka lebab bukan karena dianiaya oleh kliennya. (461)

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com