September 26, 2021

Geruduk Kantor Gubernur, PS. Bengkulu Desak Pemprov Agar Diberangkatkan ke PON Papua

BDKlik.com, – Perwakilan Atlit Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Sepak Bola (PS) Bengkulu sekitar 15 orang mendatangi Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (28/6/2021).

Kedatangan mereka tersebut mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu agar memberangkatkan tim sepak bola Bengkulu ke perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua XX tahun 2021, supaya bisa bertanding dikanca nasional dengan membawa Bengkulu.

Tampak, mereka sempat membentangkan spanduk di Depan Kantor Gubernur Bengkulu bertuliskan “Kami bukan atlit belian, lebih baik kami kalah dalam pertandingan daripada kalah sebelum bertanding dan banyak yang menaruh harapan di pundak kami”, serta beberapa spanduk yang lain.

Official Sepak Bola, Ahmad Darkatoni mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengantongi tiket PON, oleh sebab itu, mereka minta diberangkatkan. Ahmad Darkatoni menuturkan, terkait alasan Gubernur tidak memberangkatkan tersebut karena Covid-19, pihaknya tidak bisa menerimanya.

“Alasan Covid-19 dan keamanan itu tidak bisa kami terima. Kenapa Sepak Bola yang harus tidak diberangkatkan memangnya hanya Sepak Bola yang bisa terpapar Covid-19,” terang Ahmad.

Saat Hearing bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu Atisar Sulaiman di Kantor Gubernur, para pemain tanpak kesal karena tak diberangkatkan ke PON Papua.

“Kami hanya minta izin untuk berangkat aja pak, masalah dana Insya Allah kami bisa cari sendiri pak,” ucap salah satu pemain Bola Bengkulu.

Terkait ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Atisar Sulaiman mengatakan, bahwa kemarin sudah ada bertemu dari Ketua KONI, Ketua PSSI telah disepakati untuk mengirim Cabor perorangan.

“Terkait dengan tuntutan para atlit Sepak Bola ini akan disampaikan ke Ketua KONI dan Ketua Asprov nya karena pada rapat pertemuan kemarin mereka hadir dan sudah setujui kesepakatan itu (tidak diberangkatkan),” kata Atisar. (Jeger)

Ps. Bengkulu saat hearing bersama Kadis Dispora Provinsi Bengkulu Atisar Sulaiman