September 26, 2020

DPRD Pastikan Pembahasan Raperda Ditengah Covid-19 Maksimal

BDKlik.com, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu yakni Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) tengah membahas 22 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di tahun 2020 yang terdiri dari inisiatif DPRD Kota Bengkulu sendiri dan yang diajukan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Bengkulu.

Ketua Rapemperda DPRD Kota Bengkulu, Solihin Adnan, saat diwawancarai diruang kerjanya, Selasa (16/6/2020) mengatakan, pihaknya sangat konsisten dalam pemahasan semua Raperda yang urgent tersebut, meskipun situasinya masih Covid-19 dan dalam pembahasan tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19. Solihin juga memastikan pembahasan Raperda tersebut akan maksimal demi kepentingan Rakyat Kota Bengkulu.

“Memang kita tidak menggunakan zoom tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker dan jaga jarak. Karena disini kita interaktif langsung ada tim alhi disitu, ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan anggota legislasi Pemda Kota Bengkulu dan ada Bampemperda,” kata Solihin Adnan.

Solihin Adnan menyebutkan, dari 22 Raperda yang dibahas tersebut satu diantaranya adalah Raperda Pasar yang semangatnya mengacu pada mengolah pasar rakyat. Dan perda Pasar ini mengacu pada pertumbuhan perekonomian rakyat, melindungi para pedagang dan tentunya berkeadilan serta komitmen DPRD Kota Bengkulu untuk rakyat.

“Jadi disitulah dinamika pembahasan terjadi dimana Pemda Kota berada pada sudut pandang pemerintah karena mungkin mereka berfikirnya secara legulator, namun kami menekankan lebih terhadap fungsi-fungsi pembinaan dan aturan Perda ini,” ucap Solihin Adnan.

Misalnya, sambung Solihin Adnan, bagaimana Pertumbuhan jumlah Pasar dan pedagang ini linier sehingga, aktivitas pertumbuhan ekonomi juga ikut membawa manfaat yang luas kepada warga Kota Bengkulu. Solihin Adnan mengungkapkan, memang ditargetkan 22 Raperda tersebut selesai pembahasan di akhir tahun 2020 ini. Sebelumnya juga sudah ada 8 Raperda yang sudah berhasil diselesaikan dan untuk periode ini murni ada 16 Raperda yang diselesaikan. 

“Dengan adanya pandemi ini kegiatan kita tidak bisa di regulerkan, bukan dalan artian tidak selesai tetapi kita berjalan sembari menunggu kebijakan-kebijakan soal protokol kesehatan. Kita mempertimbangkan kehadiran Anggota yang lain, kita mempertimbangkan kesiapan-kesiapan anggota yang lain. Namun ini penting bagi Bapemperda Kota Bengkulu bahwasanya saya pastikan DPRD Kota Bengkulu tidak mengabaikan fungsi legislasi, bahkan kami maksimalkan fungsi-fungsi legislasi, itu komitmen pimpinan serta Anggota DPRD Kota Bengkulu,” jelas Solihin Adnan. (461)