September 26, 2021

Catut Nama Walikota, Penipu Raup Jutaan Rupiah Uang Pembangunan Masjid

BDKlik.com, – Nama Walikota Bengkulu Helmi Hasan digunakan oleh penipu untuk melakukan penipuan. Bahkan penipu itu berhasil meraup uang jutaan rupiah yang akan digunakan untuk pembangunan masjid.

Korban penipuan tersebut bernama Adi. Warga Unit 7 Bengkulu Utara menjadi sempat dihubungi nomor 081230820579 via pesan whatsapp Nomor tersebut menggunakan foto Walikota Helmi, Selasa (13/7/2021) siang.

Diceritakan Adi, nomor tersebut awalnya menginfokan telah menyumbang dana untuk pembangunan masjid Al Jihad yang ada di Bengkulu Utara sebesar Rp12 juta. Mendengar kabar itu, Adi selaku pengurus pun langsung mengucap terimakasih.

Tak lama, nomor itu kembali mengirim pesan agar dana tersebut dibagi ke Masjid Al Hidayah sebesar Rp 5 juta. Adi sempat meminta agar proses transfer dilakukan besok, tapi penipu bersikukuh agar Adi segera mengirim secepatnya.

“Alasan penipu itu, masjid Al Hidayah sangat butuh uang itu untuk pemasangan kubah masjid,” cerita Adi.

Akhirnya, karena berpikir bila nomor itu adalah benar Walikota Helmi, Adi akhirnya menuruti permintaan penipu dan menstransfer ke nomor rekening BNI 1210688080 atas nama Faizal Anam.

“Saya minta tolong ke agen BRI Link untuk transfer ke nomor rekening itu, dan uang tunainya saja belum saya serahkan ke BRI Link,” ungkapnya.

Setelah transfer, Adi yang sedang berkumpul dengan warga setempat pun sempat berpikir kenapa begitu cepat transfer.

“Apa saya kena penipuan ya,” pikirnya, ketika itu.

Akhirnya, ia cek nomor rekening Masjid Aljihad, dan ternyata tak ada uang masuk dari Walikota Helmi.

“Barulah saya sadar bahwa saya baru saja jadi korban penipuan,” jelasnya.

Untuk memastikan hal itu, ia pun menghubungi nomor WA Helmi Hasan. Benar saja, Walikota Helmi menegaskan nomornya hanya 0811737646 tak pernah menghubungi korban.

Walikota Helmi pun menyarankan korban segera melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

“Saya sudah lapor ke Polsek Giri Mulya,  dan sangat berharap bisa penipu itu bisa dilacak,” kata Adi. (Jeger)

Ilustrasi Penipuan.