September 26, 2020

Bahas Keluhan Nelayan, DPRD Anggarkan 6 Miliar di APBDP untuk Pabrik Es dan Rumpon

BDKlik.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu Komisi I melaksanakan hearing bersama Dinas Kelaut dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu membahas keluhan nelayan yakni soal kekurangan kebutuhan nelayan terhadap batus es dan rumpon (Alat bantu penangkapan ikan).

Ketua Komisi I Teuku Zulkarnain mengatakan sebelum melakukan hearing dengan DKP pihaknya sudah terlebihdulu melakukan hearing dengan perwakilan kelompok nelayan, yang mengeluhkan kekurangan batu es untuk kebutuhan ikan.

“Kita hearing bersama DKP Kota Bengkulu untuk mencari solusi agar kebutuhan es nelayan Kota Bengkulu terkecukupi. Artinya kita butuh penambahan pabrik batu es awalnya hanya dua pabrik dan akan kita tambah lagi,” kata Teuku Zulkarnain, Kamis (25/06/2020).

Teuku Zulkarnain juga menyatakan, selain membangun pabrik batu es, nantinya juga nelayan akan dibuatkan rumpon, sehingga bagi nelayan mencari ikannya tidak terlalu jauh ke tengah. Rumpon sendiri merupakan alat bantu tangkap ikan yang dipasang dilaut baik laut dangkal maupun laut dalam.

“Pemasangan tersebut dimaksudkan untuk menarik gerombolan ikan agar berkumpul disekitar rumpon, sehingga ikan mudah untuk ditangkap nelayan,” jelas Teuku Zulkarnain.

Rencana pembuatan rumpon tersebut telah disampaikam ke DPK Kota Bengkulu, nantinya akan bekerja sama dengan Lanal dan Airut, jadi bangkai kapal akan dijadikan rumpon.

“Karena bangkai-bangkai kapal tersebut mengganggu pemandangan,” kata Teuku.

Teuku Zulkarnain menuturkan, kedua rencana terdebut terbilang mendesak. Ia juga sudah menyampaikan kepada Walikota Bengkulu terkait ini  untuk alokasi APBD Perubahan nanti. Kedua program ini akan dianggarkan di APBDP sebesar 6 miliar.

“Nanti akan ada pergeseran dan teman-teman di banggar sudah sepakat akan memperjuangkan itu apa yang diharapkan nelayan kita,” terang Teuku. (461)