January 16, 2022

11 Hektar Aset Tanah Pemprov Dikuasai Mafia

BDKLIK.com, – Seluas 11 Hektar aset tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu yang berada di Kelurahan Pekan Sabtu dan Sukarami Kota Bengkul sejak tahun 2006 lalu atau selama 15 tahun tidak dapat dibuat sertifikatnya karena diduga dikuasai oleh mafia tanah.

Terkait hal tersebut, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu melalui Tim Satgas Penanganan Aset Negara yang diketuai Adi Purnama Kordinator Intelijen Kejati Bengkulu membantu penyelesaian sengketa lahan seluas 11 hektar milik Pemprov
Bengkulu di Kelurahan Pekan Sabtu dan Sukarami yang diduga dikuasai mafia tanah tersebut.

Kejati Bengkulu melalui Tim Satgas penanganan aset negara mencoba mengurai persoalan itu sehingga 11 hektar lahan milik pemda provinsi bengkulu tersebut nantunya bisa segera dibuatkan sertifikat dan sah menjadi milik negara.

Kasi Penkum Kejati Bengkulu Ristianti Andriani, SH.MH, Jumat (14/1/2022) mengatakan, turunnya tim Satgas Kejati ini menindaklanjuti Instruksi Jaksa Agung R.I ST Burhanudin soal pemberantasan mafia tanah yang menguasai aset negara. Saat ini, proses penyelesaian 11 hektar lahan Pemprov Bengkulu
tersebut sudah memasuki tahapan masa sanggah serta sedang diselesaikan oleh pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi terkait peta bidang dan alas hak tanah tersebut.

Dalam masa sanggah, Tim Satgas Intelijen Kejati Bengkulu akan menampung aspirasi semua pihak yang mengklaim hak atas tanah tersebut. Namun, apabila tidak ada yang mempermasalahankannya lagi, maka pihaknya akan melanjutkan ke proses persertifikatan tanah tersebut.

“Untuk masa sanggah selama satu bulan kedepan, seluruh pihak yang mengklaim hak atas tanah peta bidang dilahan 11 hektar tersebut dapat melakukan konfirmasi secara data terhadap atas hak mereka ke Tim Intelijen Kejati Bengkulu dan akan diclearkan datanya secara hukum untuk kepemilikan sahnya,” kata Ristianti Andriani.

Ristianti Andriani menambahkan, jika dalam masa sangggah sebulan tersebut tidak ada satupun pihak yang mengklaim maka pihaknya bersama Pemprov
Bengkulu akan melanjutkannya ke tahap pembuatan sertifikat ke BPN Provinsi. (461)

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com